2017-01-26

Semua Orangtua Harus Mengetahui Sejarah Skandal Susu Buatan Untuk Bayi

Susu botol


Kampanye New York menentang susu buatan menjadi pelajaran bagi kita untuk melirik sejarah produk yang meragukan ini. Kemarahan mulai terjadi pada 1970-an, ketika Nestlé dituding mengakibatkan kaum Ibu di negara miskin "ketergantungan" susu buatan yang kurang sehat dan lebih mahal.

Tuduhan yang menyebabkan terjadinya sidang di Senat dan WHO menghasilkan sekumpulan aturan pemasaran yang baru, namun bagaimanapun susu buatan saat ini adalah bisnis yang masih menjangkau $11,5 milliar dan terus berkembang.

Penyingkapan tabir susu buatan untuk bayi pada tahun 1974
Beberapa kelompok sosial mulai mendorong keluar permasalahan ini hingga menjadi sorotan publik di awal 1970, The New Internationalist menerbitkan sebuah uraian tentang praktik pemasaran Nestlé pada tahun 1973 berjudul "Bayi Berarti Bisnis", yang menggambarkan bagaimana perusahaan menjadikan para ibu di negara miskin "kecanduan" susu non-ASI. Tapi yang benar-benar menelanjangi industri adalah sebuah booklet yang dipublikasikan oleh organisasi War on Want london pada tahun 1974.

Nestlé dituding biang kerok "ketergantungan" para ibu di negara miskin
Tidak perduli para perempuan hidup dalam kemelaratan dan berjuang untuk bertahan hidup. Di kota-kota miskin di Asia, Afrika dan Amerika Latin, "bayi sekarat karena ibu mereka memberikan susu buatan dengan susu bayi gaya barat" dugaan War on Want.

Menurut New Internationalist, Nestlé menggapai ini dengan tiga cara:

  1. Menciptakan kebutuhan yang tidak pernah ada.
  2. Meyakinkan konsumen produk yang sangat diperlukan.
  3. Menghubungkan produk dengan konsep keinginan dan keterjangkauan lalu memberikan sampel.

Sementara, riset saat itu menunjukan ASI lebih sehat.
"Pada saat yang bersamaan, publikasi manfaat ASI sedang menuju titik cerah," ujar Paige Harrigan penasihat gizi senior Save the Children, menjelaskan. Vitamin A mencegah kebutaan dan menurunkan risiko anak dari kematian akibat penyakit yang umum, sementara Zinc mungkin mencegah diare. Menurut State of The World Report dari organisasi yang menaungi Page Harrigan, Enam bulan ASI eksklusif dikatakan dapat meningkatkan kesempatan anak untuk bertahan hidup hingga enam kali lipat.

Namun, wanita di negara miskin mendambakan Westernisasi
Para wanita miskin yang menginginkan perubahaan dari gaya hidup pedesaan menjadi kekotaan, mendesak mereka untuk melalaikan menyusui bayinya dan pada akhirnya menjadi sasaran utama untuk pemasaran, kata War on Want:
"Sebagai posisi sosial dari perubahan wanita dan mereka pergi keluar untuk mencari nafkah ... melihat payudara sebagai simbol perias sex daripada sumber makanan turut memperparah tren."
Para ibu muda di mana-mana menerima materi promosi
Selain membagi-bagikan pamflet dan sampel untuk ibu-ibu muda, perusahaan mempekerjakan "Sales girl berseragam perawat (kadang-kadang berkualitas, kadang tidak)" untuk mampir rumah mereka tanpa pemberitahuan dan menawarkan susu bayi, kata War on Want.

Kesaksian seorang ibu mengenai para "Perawat":
"Perawat mulai dengan mengatakan ... ASI adalah yang terbaik, lalu dia melanjutkan pada detail makanan tambahan yang akan dibutuhkan untuk bayi yang masih menyusui ... perawat itu menyiratkan bahwa adalah mungkin saja untuk memulai menyusi bayi dengan susu berlisensi dari awal kelahiran, karena itu akan menghindari masalah yang tidak diinginkan." 
War on Want mengatakan hal ini merusak rasa percaya diri wanita untuk menyusui
Bermain kedalam ketakutan para wanita akan gizi buruk dan mencelakai bayi mereka adalah "Trik yang meyakinkan" kata War on Want. Ketika para wanita merasa takut, sakit atau sedih, susu mereka akan mengering sebagai hasilnya.
"Refleks aliran, yang mengontrol aliran susu ke puting ibu adalah mekanisme saraf," tulis naskah tersebut. "Entah bagaimana seorang ibu bisa memutuskan bahwa susu botol lebih dibutuhkan daripada susu yang ia miliki ... beberapa ibu mungkin bahkan menjadi begitu khawatir bahwa mereka tidak memiliki ASI yang cukup."
Rumah sakit juga dituding mendorong ibu-ibu
Hal ini terjadi dalam dua hal, kata New Internationalist: Dalam pertukaran untuk pendsitribusian "Paket gratis", rumah sakit menerima susu dan botol secara gratis.
"Yang paling berbahaya adalah layanan arsitektur gratis untuk rumah sakit yang sedang membangun atau merenovasi fasilitas untuk perawatan bayi," kata para penulis.
Di luar itu, penulis mengatakan "Tak terhitung berapa juta dolar yang dihabiskan perusahaan susu bayi untuk mensubsidi perabotan kantor, proyek penelitian, hadiah, konferensi, publikasi dan perjalanan wisata dari profesi medis."

Sementara itu di negara miskin, wanita mencoba berhemat dengan mengencerkan susu
Susu harus dicampur dengan air, tetapi para ibu di negara miskin tidak mengerti bahwa mengencerkan susu, terutama dengan air yang terkontaminasi dapat "mencegah anak dari menyerap nutrisi dalam makanan dan menyebabkan kekurangan gizi," kata War on Want.

Sebuah artikel New York Times menuliskan, pendapatan satu keluarga Jamaika ini "rata-rata hanya $7 minggu," membuat sang ibu untuk mengencerkan susu dengan air yang jumlahnya tiga kali lebih banyak dari yang disarankan sehingga ia bisa memberi makan dua anak. Akibatnya?

Jutaan bayi meninggal karena kekurangan gizi
"Hasilnya dapat dilihat di klinik dan rumah sakit, daerah kumuh dan pekuburan negara miskin," kata War on Want. "Segala sesuatu menghilang dari tubuh anak-anak hingga yang tersisa hanyalah kepala besar bertubuh kurus kering seperti manula."

Di majalah Times, petugas United States Agency for International Development, Dr. Stephen Joseph, menyalahkan ketergantungan pada susu bayi untuk satu juta kematian bayi setiap tahun melalui gizi buruk dan penyakit diare.
Hal ini juga menghambat pertumbuhan bayi pada umumnya, kata War on Want. Mengutip "Hubungan yang kompleks muncul antara menyusui dan perkembangan emosional dan fisik," menurut kelompok tersebut, anak-anak yang diberikan ASI mampu berjalan "secara signifikan lebih baik" dan emosionalnya lebih maju.
Nestlé menggugat penerbit War On Want karena pencemaran nama baik pada tahun 1974.
Nestlé menggugat seorang penerjemah jerman atas ekspos War on Want , yang diterbitkan di Swedia dengan judul, "Nestlé Membunuh Bayi."

Nestlé memenangkan gugatan pada tahun 1976, ujar Baby Milk Action, tetapi dengan peringatan: Hakim mendesak mereka untuk "mengubah metode publisitas fundamental." Majalah Time menyatakan ini "kemenangan moral" bagi konsumen.

Publisitas buruk memicu boikot global Nestlé.
Infant Formula Action Coalition meluncurkan boikot di AS memprotes Nestlé. Segera menyebar ke Perancis, Finlandia dan Norwegia dan negara-negara lain yang tak terhitung jumlahnya.
"Saya ingat ibu saya bercerita tentang ini dan pada tahun 1980, ia menolak untuk membeli permen karena kita mendengar begitu banyak anak-anak mati dalam berita," kata Harrigan.
Boikot dihentikan pada tahun 1984, namun muncul kembali di akhir 1980-an ketika Irlandia, Australia, Meksiko, Swedia dan Inggris mengadopsinya.

Kode Internasional Pemasaran Pengganti ASI dibuat pada tahun 1981.
Pada tahun 1978, Senator Edward Kennedy mengadakan serangkaian Jajak Pendapat senat AS pada praktik pemasaran industri yang tidak etis. Pertemuan internasional dengan WHO, Unicef dan diikuti The International Baby Food Action Network.

Pada 1981, World Health Assemblyhad ke-34 mengadopsi Resolusi WHA34.22, yang meliputi Kode Internasional Pemasaran Pengganti ASI.

kode menjelaskan bagaimana formula bayi harus dipromosikan di seluruh dunia. Diantaranya, kode menyatakan bahwa perusahaan makanan bayi tidak boleh:

  1. Mempromosikan produk di rumah sakit, toko-toko umum (Bukan toko khusus)
  2. Memberikan sampel gratis kepada ibu-ibu
  3. Memberikan hadiah kepada petugas kesehatan atau para ibu
  4. Memberikan informasi yang menyesatkan

"Yang terpenting menjelaskan akibat penggunaan produk," kata Harrigan.

Kelompok sosial mengatakan perusahaan makanan bayi masih belum patuh
Hingga saat ini, Nestlé diteliti oleh warga dan LSM di seluruh dunia. Publikasi seperti IBFAN "Melanggar Aturan, Melonggarkan Aturan," pelanggaran mulai dari menampilkan poster-poster yang menunjukkan bayi yang sehat sedang meminum susu botol di kamar rumah sakit hingga memberikan kepada dokter hal-hal yang dapat mempromosikan produk.

Tapi apakah negara-negara mematuhi kode tersebut sangat sulit untuk dilacak, kata Harrigan. "Kode mungkin menjadi hukum di beberapa tempat, tetapi seringkali penegakan lemah. Langkah berikutnya akan memutuskan apakah kode tersebut adalah hukum dan bagaimana menerapkannya dengan cara sistematis."

Hingga saat ini, ASI dan susu buatan tetap menjadi topik hangat.
Walikota New York, Michael Bloomberg pernah meluncurkan Latch On, yaitu sebuah usaha untuk menyingkirkan susu botol dari rumahsakit di New York.

"Dari apa yang saya tahu, hal itu menggunakan banyak ketentuan dalam kode," ujar Harrigan.

2017-01-11

Peneliti Berhasil Merekam Suara Misteri Hantu Azzurrina

Kastil Montebello


Di sebuah kastil yang terletak di Montebello, di provinsi Rimini - Itali, pada pertengahan abad keempat belas, seorang gadis cilik menghilang secara misterius, dan hingga hari ini masih menjadi pertanyaan dan perbincangan bahkan pembahasan para Akademisi. Gadis cilik tersebut bernama Gwendolyn Malatesta, atau yang sekarang lebih dikenal dengan "Hantu Azzurrina."

Gwendolyn adalah seorang anak yang berambut putih dan berkulit pucat, pada masa kini disebut dengan albino, namun pada masa itu, seorang albino dianggap membawa kutukan, berhubungan dengan sihir dan keberadaannya membawa keresahan ditengah masyarakat, seorang albino akan dikucilkan bahkan parahnya lagi, dibunuh dengan kejam.

Untuk melindungi sang anak dari marabahaya, orangtuanya tidak mengizinkan Gwedolyn untuk keluar dari kastil, mereka juga mewarnai rambutnya dengan ramuan herbal. Akan tetapi ramuan yang digunakan mengakibatkan rambut Gwedolyn berwarna kebiruan jika terkena sinar matahari, karena itulah ia mendapat julukan "Azzurrina" yang bermakna "Kebiru-biruan".

Dikisahkan, bahwa pada tanggal 21 Juni 1375 terjadi badai besar dan Gwedolyn sedang bermain dengan bola yang terbuat dari kain dan benang. Bola meluncur menuruni tangga dan mengarah ke ghiacciaia (Ruang es), gadis kecil itupun berlari untuk mengambilnya. Tiba-tiba terdengar suara jeritan Gwedolyn, dua tentara bergegas menuju ke sumber suara. Tapi tidak menemukan siapa-siapa disana, Gwedolyn menghilang. 

Hari itu juga diadakan pencarian untuk menemukannya di kastil bahkan hingga ke seluruh desa, Gwedolyn telah hilang seolah ditelan bumi. Mulai saat itu setiap lima tahun pada tanggal 21 Juni, di kastil Montebello akan terdengar suara tawa atau tangisan anak kecil yang diyakini hantu dari Gwedolyn dan biasa disebut dengan "Hantu Azzurrina".

Banyak akademisi dan para ahli yang berusaha untuk menjelaskan suara hantu Azzurina. Sejak tahun 1990 tangisan Azzurrina didokumentasikan dan diperdengarkan pada wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut. Dalam rekaman yang dibuat oleh RAI dan Universitas Bologna, terdengar suara seorang anak menangis pelan di tengah gemuruh badai. 

Universitas Bologna mengembangkan penelitian lebih lanjut dan pada tahun 1995 berhasil merekam suara pantulan bola, lonceng, dan memperjelas suara Azzurina yang terdengar memanggil "Madre" atau "Ibu", Pada hari yang sama di tahun 2000 para peneliti juga berhasil merekam tangisan Azzurina. 

Hingga saat ini Montebello, dikunjungi oleh ratusan orang bukan hanya untuk sejarah dan artistiknya, akan tetapi juga untuk suara tangisan dari hantu Azzurrina.


2017-01-03

Daesh atau ISIS Memurtadkan Imam dan Para Cendekiawan Muslim Dunia juga Mengancam Akan Membunuh Mereka

Shaykh Hisham Kabbani salah satu dari imam yang mendapat ancaman


Seiring pertempuran militer dan politik terhadap Daesh (ISIL/ISIS), para cendekiawan Muslim dan ulama di Barat berjuang di jalur yang lain, yaitu melalui pendekatan agama.

Imam Suhaib Webb, seorang cendekiawan Muslim di Washington, mengadakan live video chatting bulanan untuk membantah klaim agama dari Daesh. Dalam pengkajian mendalam mengenai ekstrimis, yang disiarkan dari restoran es krim ia menyebut acaranya "ISIS dan es krim."

Sheikh Hamza Yusuf, seorang cendekiawan Muslim Amerika yang berbasis di Berkeley, California.Memohon kepada umat Islam untuk tidak tertipu oleh "anak laki-laki bodoh" dari Daesh. Jutaan orang telah menyaksikan video dari khotbahnya yang berjudul "The Crisis of ISIS," di mana ia menangis sambil meminta kepada Tuhan untuk tidak menghukum umat Islam lainnya "atas apa yang dilakukan oleh orang-orang bodoh di antara kita."

Daesh menyadari hal ini dan mengancam kehidupan 11 imam Muslim dan cendekiawan di Barat tersebut, menyebut mereka "murtad" yang harus dibunuh. Edisi terbaru majalah propaganda online Daesh, Dabiq, menyebut mereka "target wajib," dan mengatakan bahwa pengikut mereka harus menggunakan senjata apapun yang ada di tangan untuk "menjadikan mereka sebagai contoh."

Ancaman ini sangat serius sehingga F.B.I. telah menghubungi beberapa orang yang disebut dalam majalah Daesh "Membantu mereka dalam mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan keselamatan mereka," kata Andrew Ames, juru bicara lapangan F.B.I. di Washington.
"Ini sangat menyakitkan bagi Daesh. Saat Muslim berbicara, "kata Mubin Shaikh, warga Kanada yang pernah bergabung dengan kelompok Islam ekstrimis dan sekarang membantu pemerintah dalam melawan radikalisasi. "Menjual ketakutan adalah apa yang Daesh coba lakukan, entah itu untuk membungkam para imam dan cendekiawan islam atau untuk membungkam orang lain sebagai pencegah."

Beberapa imam yang ditargetkan mengatakan dalam wawancara bahwa, sementara mereka menghadapi ancaman serius, mereka sama sekali tidak berniat mundur. Mereka telah menyewa penjaga keamanan dan mengamankan tempat kerja mereka, dan beberapa diantaranya menyimpan senjata di rumah.

"Adalah suatu kehormatan dikecam oleh ISIS," kata Imam Webb, yang sering terlibat dengan muda-mudi Muslim di media sosial, baik di YouTube, Facebook, Periscope atau Snapchat. "Saya menganggap itu adalah salah satu prestasi terbesar dalam hidup saya." "Hal ini membangkitkan semangat saya," katanya, "untuk memberikan obat untuk racun Daesh."

Sheikh Yasir Qadhi, yang berbasis di Tennessee dan menjalankan sebuah lembaga pendidikan Islam terkenal, mengutuk keras Daesh dalam khotbah Jumat di salah satu masjid terbesar di Eropa pada bulan Maret, tiga hari setelah pemboman bunuh diri yang menyerang bandara dan stasiun kereta Brussels.

"Tak satu pun dari ulama senior kami dari setiap mazhab! setiap mazhab! (ia menegaskan sekali lagi) yang membenarkan perbuatan ini," kata Sheikh Qadhi di Masjid East London.

Dia berargumen bahwa serangan teroris belakangan ini telah jelas melanggar ajaran Islam karena mereka "menyebabkan lebih banyak kerusakan daripada kebaikan," membawa lebih banyak bom, keributan dan kekacauan kepada kelompok Muslim, katanya.

"Siapa yang diuntungkan? Silakan gunakan kecerdasan yang telah diberikan Allah kepada kalian,"katanya. "Kelompok-kelompok radikal telah merugikan citra Islam jauh lebih dari gabungan semua kebijakan luar negeri dari negeri-negeri Barat. (maksudnya jauh lebih buruk dibanding kebijakan luar negeri barat yang kurang berpihak pada Islam)"

Para cendekiawan ini mengejek klaim Daesh untuk menciptakan sebuah "khilafah" yang diperintah oleh penerus nabi Muhammad SAW. Sebaliknya, mereka justru menyebut Daesh sebagai Khawarij, kelompok yang dihujat oleh umat Muslim yang membunuh wanita dan anak-anak dan memberontak terhadap khalifah pada abad ketujuh.

Para imam yang di incar oleh Daesh berbasis di Amerika Serikat, Kanada, Inggris dan Australia. Mereka mewakili spektrum yang luas dari pemikiran Islam.

Untuk propagandis Daesh, tidak peduli bahwa para imam adalah Muslim taat: Mereka semua "orang-orang kafir," seperti Syiah, Kristen dan Yazidi seperti beribu-ribu orang yang telah dibunuh oleh Daesh di Irak , Libya, Suriah dan di tempat lain.

Ini bukan pertama kalinya Daesh menargetkan para pemimpin Muslim di Amerika Serikat, tapi kali ini targetnya lebih banyak. Ini termasuk Sheikh Hisham Kabbani, seorang sufi Lebanon yang sekarang lebih sering berada di Michigan-yang telah memperingatkan selama bertahun-tahun tentang meningkatnya ekstremisme.

Daftar ini juga termasuk pengkhotbah Salafi seperti Bilal Philips, seorang mualaf Kanada yang telah dilarang dibeberapa negara karena tuduhan bahwa ia mengajarkan ekstremisme; Tawfique Chowdhury, seorang dokter Australia yang mendirikan organisasi dan donasi untuk menyebarkan pandangan Islam klasik; dan Abu Basir al-Tartusi, seorang pengkhotbah Suriah yang berbasis di London yang pernah menyuarakan dukungan kepada Al Qaeda, menurut laporan berita.

Cole Bunzel, seorang sarjana di Princeton University mempelajari sejarah Islam dan ideologi jihad, mengatakan, "Apa yang ingin Daesh sampaikan adalah, bahkan jika Anda mendukung Al Qaeda, bahkan jika Anda seorang pendukung seseorang seperti Tartusi, Anda masih belum bisa digolongkan Islam."

Majalah Daesh juga menjadikan Muslim Amerika dalam pemerintahan sebagai target, seperti Keith Ellison dari Minnesota; Huma Abedin, seorang ajudan Hillary Clinton; dan Mohamed Elibiary, Republikan dari Texas dan mantan penasihat Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Pada bulan Maret, seorang pengkhotbah Saudi terkenal, Sheikh Aaidh al-Qarni, ditembak dan terluka oleh seorang pria bersenjata di Filipina, setelah majalah online Daesh telah menempatkan dia di daftar "murtad" ulama Saudi. Sheikh Qarni, yang menulis buku inspirasional Islam dan memiliki hampir 13 juta pengikut di Twitter, baru saja memberikan kuliah di Western Mindanao State University, dan penyerangnya adalah seorang mahasiswa teknik.

Sheikh Hamza akan segera menayangkan serial televisi di Timur Tengah, "Rihla Dengan Sheikh Hamza Yusuf" (Rihla adalah "pencarian" dalam bahasa Arab). Acara ini mengaplikasikan pendidikan Islam tradisional untuk tantangan kontemporer di dunia Islam, dan itu termasuk pesan yang kuat terhadap ekstremisme.

Sheikh Qadhi mengatakan bahwa berdasarkan beberapa pengalaman menakutkan baru-baru ini di Tennessee, ia lebih takut pembenci muslim sayap kanan daripada penganut Daesh.

"Aku tidak takut Daesh di Amerika," katanya. "Saya merasa sangat aman di setiap masjid yang aku kunjungi. Tapi aku takut orang lain di negeri ini yang sangat bodoh dan fanatik. "

Ia mengatakan ia telah terbiasa difitnah oleh kedua belah pihak: "Sayap kanan memanggil saya jihadis siluman. Dan Daesh memanggil saya pengkhianat. Kami menantang tuduhan mereka.

2016-12-30

Anda Belum Bisa ke Masa Lalu Untuk Merubah Segala Sesuatu Tapi Ilmuwan Mengatakan Anda Bisa Pergi ke Masa Depan





Time Machine (Illustrasi)
Segala sesuatu yang ada di bumi atau lebih tepatnya ruang-waktu, bergerak dengan kecepatan konstan 1 jam/jam. Pertanyaannya, bisakah kita bergerak lebih cepat atau lebih lambat dari "1 jam/jam?" Atau bisakah kita melakukan perjalanan mundur lebih lambat dari ruang waktu, kembali ke masa lalu, dengan kecepatan katakanlah 2 jam/jam, atau 10 atau 100 tahun /jam?

Ilmuwan besar abad ke-20 Albert Einstein, mengembangkan teori yang disebut Relativitas Khusus. Ide-ide Relativitas khusus sangat sulit untuk dibayangkan karena ide tersebut bukanlah mengenai apa yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari, tetapi para ilmuwan telah mengonfirmasinya.

Teori ini mengatakan bahwa ruang dan waktu merupakan aspek yang serupa, yaitu ruang-waktu. Ada batas kecepatan 300.000 kilometer per detik (atau 186.000 mil per detik) untuk apa pun yang bergerak dalam ruang-waktu, dan cahaya selalu bergerak pada batas kecepatan tersebut melalui ruang hampa.

Relativitas khusus juga mengatakan bahwa akan terjadi hal yang mengejutkan jika Anda bergerak melampaui ruang-waktu, terutama jika kecepatan Anda berhubungan dengan objek lain yang memiliki kecepatan cahaya. Waktu akan berjalan lebih lambat untuk Anda.

Anggap saja umur anda 15 tahun saat Anda meninggalkan bumi menggunakan pesawat ruang angkasa dengan kecepatan sekitar 99,5% dari kecepatan cahaya (jauh lebih cepat dari yang dapat kita capai sekarang), dan Anda merayakan ulang tahun sebanyak 5 kali selama perjalanan luar angkasa Anda.

Ketika Anda tiba di rumah pada usia 20, Anda akan mendapati semua teman sekelas Anda berusia 65 tahun! Karena waktu berjalan lebih lambat untuk Anda, 5 tahun perjalanan Anda sebanding dengan 50 tahun perjalanan waktu teman-teman sekelas Anda.

Jadi, jika perjalanan Anda dimulai pada tahun 2003 (dengan kecepatan hampir sebanding ruang-waktu), hanya membutuhkan waktu 5 tahun bagi Anda untuk melakukan perjalanan ke tahun 2053, yang artinya Anda telah melakukan perjalanan melampaui ruang-waktu. Ini adalah sebuah cara untuk pergi ke masa depan pada kecepatan lebih dari 1 jam/jam.

Perjalanan waktu serupa juga terjadi untuk objek dalam medan gravitasi. Einstein memiliki teori lain, yang disebut Relativitas Umum, yang memprediksikan bahwa waktu berjalan lebih lambat untuk objek dalam medan gravitasi (seperti di Bumi) daripada benda lain yang jauh dari medan gravitasi. Jadi, ada semua jenis distorsi ruang dan waktu didekat lubang hitam (Black Hole), di mana gravitasi bisa sangat kuat.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa ilmuwan telah menggunakan distorsi dalam ruang-waktu untuk memikirkan cara-cara yang memungkinkan mesin waktu bisa bekerja. Beberapa menyukai gagasan "lubang cacing," yang mungkin saja merupakan jalan pintas melewati ruang-waktu. Hingga saat ini belum diketahui apakah teori ini dapat bekerja untuk objek yang nyata. Namun hingga saat ini semua teori berdasarkan ilmu pengetahuan yang solid.

Perjalanan ke masa depan adalah hal yang mungkin, tapi perlu dikembangkan teknologi yang sangat canggih untuk melakukannya. Kita bisa melakukan perjalanan 10.000 tahun ke depan dengan hanya menghabiskan masa 1 tahun dari usia kita. Namun, perjalanan tersebut akan menghabiskan energi yang luar biasa. Perjalanan waktu ke masa lalu jauh lebih sulit, belum ada teori atau pemahamannya.

Artikel ini sudah dimuat di nuxid.com

2016-12-29

Asal-usul dan Kontroversi Kalender Gregorian

Kalender Modern


Kalender yang paling umum digunakan saat ini dikenal dengan kalender Gregorian, yang juga disebut kalender Barat, atau kalender Kristen. Kalender ini dinamai oleh Paus Gregorius XIII, dan diperkenalkan pada tahun 1582. Saat ini, kalender Gregorian adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari, dan kebanyakan dari kita menggunakannya tanpa benar-benar mengetahui sejarahnya, untuk apa di gunakan? dan apa akibatnya bagi dunia?


Kalender Julian
Sebelum ada kalender Gregorian, kalender yang digunakan di Eropa adalah kalender Julian. Kalender ini diperkenalkan oleh Julius Caesar pada tahun 46 SM, dan mulai berlaku pada 45 SM. Ini menjadi kalender dominan di wilayah-wilayah yang dikuasai oleh Roma.
Ketika Kekaisaran Romawi dikristenkan, kalender Julian diadopsi sebagai kalender liturgi Kristen. Hal ini memungkinkan penggunaan kalender Julian menyebar akhirnya ke daerah-daerah yang berada di luar perbatasan Kekaisaran, seperti Rusia dan belahan dunia lain.

Kebutuhan sistem Kalender Baru
Salah satu masalah dengan kalender Julian adalah, sistem panjang tahun surya mengalami selisih perhitungan 11 menit setiap tahunnya, yang berarti kalender tidak sinkron dengan musim dari waktu ke waktu. Lebih penting lagi, perayaan Paskah, yang secara tradisional dirayakan pada 21 Maret jatuh lebih jauh dari equinox (waktu matahari melewati khatulitiwa) musim semi setiap tahun. Paus Gregorius ingin masalah ini diselesaikan dengan memperbaiki kesalahan perhitungan dalam kalender Julian.

Setelah kesalahan tersebut diperbaiki, kalender Gregorian diperkenalkan oleh Paus pada tahun 1582, dengan mengeluarkan surat edaran kepausan yang dikenal sebagai 'Inter gravissimas'. Akan tetapi, pada saat surat edaran dikeluarkan, perpecahan antara Katolik Roma dan Ortodoks Timur telah berlangsung selama lebih dari 500 tahun, dan Reformasi Protestan di Eropa Barat telah berlangsung kurang lebih 50 tahun. Dengan demikian, perubahan dari kalender Julian ke kalender Gregorian pada tahun 1582 hanya diadopsi terutama oleh negara-negara di bawah pemerintahan Katolik Roma, termasuk Spanyol, Portugal (serta negara koloni dari kedua negara ini) dan Perancis.

Penolakan kalender Gregorian
Negara yang berada di bawah pemerintahan Protestan awalnya menolak kalender Gregorian. Karena hubungan kalender dengan kepausan, negara-negara ini menganggap perubahan bertujuan untuk menggiring mereka kembali ke Gereja Katolik Roma. Demikian juga, negara-negara yang tergabung dalam Gereja Ortodoks Timur tidak langsung mengadopsi kalender Gregorian.

Namun akhirnya kalender Gregorian secara perlahan mulai diterima. pada 1752, Inggris beralih dari kalender Julian ke kalender Gregorian. Hal ini dirasakan perlu untuk menyelaraskan kalender yang digunakan di Inggris dengan seluruh Eropa, oleh karena itu diputuskan bahwa tanggal 2 September 1752 (Rabu) akan diikuti langsung oleh tanggal 14 September 1752 (Kamis), yang mengakibatkan hilangnya 11 hari.

Kontroversi
Perubahan kalender ini diduga mengakibatkan kerusuhan di Inggris. Dalam lukisan 1755 oleh William Hogarth berjudul 'Hiburan Pemilu' - mengacu pada pemilu 1754, terlihat dari spanduk dengan kata-kata 'Kembalikan 11 hari kami'. Kemungkinan telah terjadi salah penafsiran yang mengakibatkan masyarakat sipil meminta 11 hari yang hilang dikembalikan. akan tetapi kebanyakan sejarawan masa kini percaya bahwa kerusuhan ini sama sekali tidak terjadi atau bisa jadi terlalu dibesar-besarkan.

Penerimaan Kalender Gregorian
Inggris bukanlah negara terakhir yang mengadopsi kalender Gregorian. Mantan Kekaisaran Ottoman mulai menggunakan kalender Gregorian pada tahun 1917. Ottoman beralih dari kalender Rumi, yaitu kalender yang perhitungannya dimulai dari tahun hijrah Nabi Muhammad.

Negara lain yang belakangan mengadopsi kalender Gregorian adalah Rusia, yang mulai menggunakannya pada tahun 1918. akan tetapi, kalender Julian masih digunakan saat ini oleh Gereja Ortodoks Rusia. Hal ini dapat dilihat dari perayaan Natal yang diperingati di Rusia pada 7 Januari, yang setara dengan 25 desember kalender gregorian.

Perang Suriah Adalah Permulaan Perang Dunia Ketiga!Bukan Lagi Perang Melawan Diktator Atau Perang Saudara

Perang Suriah


Apa yang terjadi di Suriah bukan lagi mengenai gerakan demokrasi melawan kediktatoran, bukan juga semata-mata perang saudara antara dua kubu. Suriah telah menjadi drama perang proksi yang meluas ke negara-negara tetangganya, konsekuensinya, usaha yang mulanya semata-mata untuk menggeser Bashar al-Assad untuk menghentikan konflik di Suriah adalah strategi yang jelas gagal, karena tidak akan menyelesaikan pertikaian.

Kekacauan dengan cepat menyebar, Akibatnya, Tidak ada gencatan senjata yang berkelanjutan untuk menghentikan pertumpahan darah dan transisi ke masa depan politik yang lebih cerah bagi rakyat Suriah.

Meskipun taruhannya adalah kemanusiaan, Uni Eropa (Prancis di garis depan) dan AS telah memilih sekutu mereka dan terus mempertahankan geostrategis dan kepentingan ekonomi dengan mendorong jatuhnya rezim Suriah. Untuk mengejar tujuan ini, wacana politik yang idealis difokuskan pada pembantaian dan isu-isu kemanusiaan, sementara kepentingan yang nyata diabaikan.

Namun, dari sudut pandang yang realistis, konflik dapat dilihat sebagai perjuangan yang lebih luas antara terutama Rusia dan negara-negara Barat yang mencoba mengedepankan kepentingan nasional mereka.

Bagi barat kepentingan ini berarti mengisolasi Iran dan memperkuat aliansi strategis dan ekonomi dengan sekutu Arab seperti Qatar, yang berinvestasi di Eropa dan menawarkan energi alternatif sebagai pengganti gas Rusia.

1) Mengisolasi Iran
Salah satu pilar kebijakan luar negeri dari AS dan uni eropa adalah mengisolasi Iran karena program nuklirnya. Jatuhnya sekutu strategis Iran seperti Bashar al-Assad, akan menjadi pukulan bagi Iran dalam pertikaian melawan Eropa, Amerika Serikat dan Israel.

Memang, aliansi strategis dengan Damaskus memungkinkan Iran untuk mempertahankan "poros perlawanan" Syiah (Irak-Suriah-Lebanon dengan Hizbullah). disatu sisi, kemitraan ini memungkinkan iran untuk melawan sangsi juga isolasi yang dikenakan oleh Uni Eropa dan AS. disisi lain, mereka memungkinkan Iran untuk mempertahankan representasi otoritas yang berfungsi sebagai pengaruh yang digunakan untuk negosiasi masalah nuklir dengan kekuatan dunia. 

Representasi ototritas ini juga membantu Iran untuk melawan ancaman dari serangan Israel. Dengan pemikiran ini, mengganti Bashar al-Assad dengan otoritas yang setuju untuk mengisolasi Iran akan menyokong kepentingan Uni Eropa dan Washington, juga negara-negara Arab saingan di Teluk Persia (terutama Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab), dan sampai batas lain Israel (tergantung pada sifat dari pemerintahan pasca-Assad).

2) Mempertahankan aliansi strategis dan ekonomi dengan sekutu Teluk Persia
Perancis menikmati kemitraan yang istimewa dengan salah satu pesaing utama Iran, yakni Qatar. Di bawah presiden Nicolas Sarkozy, Emir Hamad Ben Khalifa al-Thani adalah pemimpin Negara arab pertama yang diterima di Elysées Palace pada tahun 2007. Sekarang François Hollande terus menjaga hubungan khusus ini. 

Sejak pemilihannya, Qatar adalah negara yang paling sering diterima di Elysées, dengan kunjungan Emir pada 22 Agustus dan dua kunjungan lebih dari Perdana Menteri Hamad bin Jasem al-Thani. 

Gabungan kekuatan ekonomi ini berinvestasi miliaran di real estate, atau diperusahaan (seperti Total, Vivendi, Veolia, Lagardere, Suez, LVMH atau bahkan Bouygues dan Vinci dan juga konstruksi Jembatan Persahabatan antara Qatar dan Bahrain), dibidang olahraga (dengan pembelian klub PSG Paris, sepak bola dan bola tangan), bidang media (Al Jazeera memperoleh hak French Liga Champions) dan yang terbaru dalam proyek-proyek di pinggiran kota Paris.

Investasi yang sama juga dilakukan di Jerman di mana Qatar memegang 17 persen dari modal Volkswagen, 10 persen dari Porsche, 9 persen dari konstruksi raksasa Hochtief atau bahkan baru-baru ini 3 persen dari Siemens. 

Investasi Qatar juga penting di Britania Raya. Dengan 20 persen saham dari Bursa Efek London, Qatar adalah pemegang saham utama Barclays. 

Imarah juga telah berinvestasi besar-besaran di Olimpiade, membiayai 95 persen dari bangunan tertinggi di London (Shard) dan rumah-rumah di inggris dipasok oleh Gas Alam Cair dari Qatar hingga 59,3 persen. Akibatnya, dengan berinvestasi dan kerjasama jangka panjang Qatar menandatangani kontrak penting dengan pemerintah Eropa yang sedang dalam krisis. 

Oleh karena itu, Qatar, negara Arab pertama yang mengusulkan intervensi militer Arab memiliki pengaruh lebih maksimal untuk meningkatkan tekanan terhadap Damaskus melalui Dewan Keamanan PBB (dan juga di dunia Arab melalui al Jazeera).

3) Geopolitik gas
Namun, ada aktor utama yang tidak memungkinkan PBB untuk campur tangan secara militer, yaitu Rusia (bersama dengan Cina). Eropa memiliki kebutuhan energi gas yang signifikan dan seperempatnya datang dari Rusia. Qatar berbagi lahan gas terbesar di dunia dengan Iran, Parsi Selatan (sebutan Iran) / Dome Utara (sebutan Qatar). 

Ketegangan terjadi antara kedua negara karena Iran tidak dapat mengekstrak gas secepat Qatar, terutama karena sanksi yang dikenakan pada Iran (Tehran mengerutkan kening pada ekstraksi Qatar yang "mengosongkan" lapangan gas umum). 

Lebih dari setahun yang lalu, Iran, Irak dan Suriah menandatangani perjanjian untuk pembangunan pipa yang seharusnya mengangkut gas dari Teluk Persia ke Laut Mediterania untuk memasok Eropa. Sementara itu, Qatar mengangkut gas melalui Selat Hormuz dan karena itu bergantung pada Iran untuk ekspor  (dengan tanker LNG yang kemudian melewati Terusan Suez). 

Imarah memiliki rencana untuk membangun pipa gas melalui Arab Saudi, Yordania dan Suriah. Tapi, Bashar al-Assad memblokir proyek ini, lebih memilih untuk menandatangani perjanjian dengan sekutu Iran, tapi di atas semua, untuk melestarikan penawaran energi jangka panjang dengan Rusia. 

Akibatnya, Suriah yang berada dipusaran dan realitas geostrategis menjelaskan mengapa orang-orang Suriah telah menjadi korban perang proksi yang berdarah ini. Kepentingan geostrategis yang berbeda di Suriah menjelaskan posisi dari anggota tetap Dewan Keamanan PBB, tidak ada kesepahaman dan menemui jalan buntu.

Hal ini juga yang menjelaskan perbedaan dalam bingkai kekuatan-kekuatan dunia yang bersaing dan memajukan kepentingan nasional mereka sendiri di teater Suriah. Akibatnya, Eropa, yang sebagian besar bergantung pada raksasa Rusia untuk kebutuhan energi, memiliki kepentingan dalam mencari pesaing untuk menurunkan tagihan gas yang meninggi. 

Kita paham bahwa kekuatan Sunni bisa melindungi pipa Qatar-Saudi Arabia-Jordan-Suriah untuk membedakan sumber. Selain itu, jalan ini akan memungkinkan Eropa untuk lebih mengisolasi Iran dengan mencegah mendapatkan pasokan dari "pipa Syiah" Iran-Irak-Suriah.

2016-12-28

Kasus Vampir Pertama yang Terdokumentasi Oleh Ilmuwan Pelopor Sejarah Modern

Distrik Kringa abad pertengahan dalam buku Valvasor


Johann Weikhard von Valvasor adalah seorang ilmuwan dan sejarawan naturalis asal Carniola (sekarang Slovenia), dia dikenal sebagai pionir dalam bidang fenomena karst, bukunya yang berjudul Glory of the Duchy of Carniola merupakan sumber sejarah Slovenia tertua, membuatnya menjadi salah satu pelopor dalam bidang sejarah modern Slovenia.

Valvasor menuliskan kisah Strigoi (mahluk sejenis vampir) dalam bukunya yang merupakan pengalamannya pada saat mengunjungi Kringa, ini adalah dokumentasi tertulis pertama mengenai vampir.

Dalam bukunya Valvasor menulis bahwa seseorang yang bernama Jure Grando Alilović atau Giure Grando adalah seorang warga Kringa, distrik di Kroasia. Jure Grando meninggal dunia karena sakit dan dimakamkan secara normal, akan tetapi sehari setelah kematiannya, Jure bangkit pada malam hari dan meneror distrik Kringa dan sekitarnya selama 16 tahun kedepan.

Pendeta lokal bernama Giorgia yang menguburkan Jure 16 tahun sebelumnya menemukan, bahwa mulanya akan ada seseorang yang mengetuk pintu warga pada malam hari, tidak diketahui siapa yang mengetuk, namun dalam beberapa hari kemudian, akan selalu ada orang yang meninggal dari rumah yang pernah diketuk pintunya.

Jure juga menampakan diri di ruang tidur istrinya, sang istri mendeskripsikan bahwa Jure terlihat seperti mayat meskipun tersenyum dan terengah-engah untuk mengambil nafas, dia akan melakukan pemaksaan kepada istrinya untuk memuaskan hasrat seksualnya, hal ini menyebabkan putra dan putri Jure yang masih remaja bernama Ana and Nikola Alilović melarikan diri ke Volterra-Italia,

Pendeta Giorgio terus menyelidiki hal misterius yang terjadi di distrik Kringa dan sekitarnya, dan akhirnya Pendeta Georgio bertatap muka langsung dengan Jure, ia menghunuskan salib kepada Jure dan berkata "Atas nama Yesus Kristus, kau vampir! berhentilah menganiaya kami!", namun hal itu tidak menghentikan teror Jure.

Beberapa orang yang paling berani di desa tersebut, dipimpin oleh Miho Radetić, memburu dan berusaha membunuh sang vampir, saat tim kecil tersebut berhadapan dengan Jure, sang pemimpin menghujamkan pasak kayu ke jantungnya, namun pasak tersebut terpental dan tidak mampu menembus dadanya.

Malam berikutnya sembilan orang warga pergi ke pemakaman, membawa salib, penerangan dan pasak. Mereka membongkar peti mati Jure dan mendapati mayat yang masih utuh. Pendeta Giorgio berkata "Dengarlah, štrigon, ada Yesus Kristus yang menyelamatkan kita dari neraka dan mati untuk kita. Dan kau, štrigon, kau tidak akan pernah mendapatkan kedamaian!" lalu Pendeta Giorgio mencoba menghujamkan pasak lagi ke jantung Jure, namun pasak tidak mampu menembus dagingnya.

Setelah melakukan beberapa ritual pengusiran setan (exorcism), salah seorang warga bernama Stipan Milašić, mengambil gergaji dan menggergaji kepala Jure. Gergaji berhasil merobek kulit leher Jure, dan seketika itu juga sang vampir menjerit, darah pun mulai mengalir dari leher yang perlahan terpotong. Setelah peristiwa pemenggalan kepala Jure, Kringa pun kembali diliputi kedamaian.

Saat ini, kisah Jure Grando Alilović digunakan oleh masyarakat Kringa untuk menarik minat turis dari mancanegara, mereka membuka bar yang bertema vampir. Juraj Dobrila Gymnasium di Pazin membuat film pendek berjudul "Vampire of My Homeland" berdasarkan tulisan Valsavor. baru-baru ini Cerita rakyat yang berhubungan dengan štrigun didokumentasikan dan diteliti oleh banyak ilmuwan di Universitas Zagreb.